Tips Memilih Desain Baju Kerja yang Tepat

Baju kerja merupakan identitas sebuah perusahaan atau bisnis. Oleh sebab itu, setiap perusahaan harus membuat desain baju kerja yang unik dan berbeda dari perusahaan lainnya. Sebelum membuatnya, Anda perlu mengerti beberapa hal yang bisa membantu Anda mendapatkan baju kerja yang tepat. Apa saja tips membuat desain seragam kerja? Simak artikel ini sampai selesai, ya!

Memilih Desain Baju Kerja yang Tepat

Berikut ini adalah tips membuat desain seragam kerja yang bisa Anda ikuti:

1. Pahami Identitas Perusahaan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, baju kerja berfungsi sebagai identitas perusahaan atau bisnis. Jadi, langkah awal dalam mendesain baju kerja yaitu memahami identitas perusahaan atau bisnis. Sebagai contoh, perusahaan yang bergerak di bidang teknologi, manufaktur, kreatif, dan lain sebagainya memiliki karakteristik yang berbeda. Seragam yang dibuat harus mencerminkan karakteristik dari setiap perusahaan.

2. Desain Baju Kerja Sesuai Fungsi dan Kebutuhan

Selain sebagai identitas perusahaan, baju kerja juga memiliki fungsi untuk meningkatkan produktivitas kerja. Pahami fungsi dan kebutuhan utama dari baju kerja tersebut. Misalnya baju akan dipakai di dalam atau luar ruangan, membutuhkan fitur tambahan khusus, dan lain sebagianya. Mempertimbangkan fungsi dan kebutuhan membuat seragam kerja lebih fungsional dan bermanfaat untuk karyawan.

3. Desain dan Warna Sesuai Branding Perusahaan

Bingung memilih warna baju kerja? Cara termudah yaitu menyesuaikan warnanya dengan branding perusahaan. Setiap perusahaan pasti memiliki logo dengan ciri khas warna tertentu. Misalnya logo perusahaan berwarna merah, maka Anda bisa membuat baju kerja dengan unsur warna yang sama. Anda bisa mengkombinasikan warna merah dengan hitam yang lebih netral jika ingin warna yang lebih menarik.

4. Bahan yang Tepat

Salah satu hal terpenting yang tidak boleh Anda lewatkan saat mendesain baju kerja yaitu memilih bahan. Jangan asal memilih bahan karena mempengaruhi kenyamanan karyawan saat bekerja. Desain baju kerja yang nyaman tentu saja bisa meningkatkan produktivitas kerja. Beberapa jenis bahan yang umum dipakai untuk baju kerja yaitu katun, drill dan twill, serta bahan campuran. Bahan campuran tersebut biasanya kombinasi katun dan polyester.

5. Pertimbangkan Aspek Keamanan

Kewajiban perusahaan yaitu memastikan keamanan pekerjanya. Salah satu caranya yaitu mendesain baju kerja yang mempertimbangkan aspek kenyamanan. Apalagi jika pekerjaan berhubungan dengan lingkungan yang berisiko tinggi seperti pertambangan, konstruksi, pabrik, teknisi, dan lain sebagainya, maka aspek keamanan sangat penting. Aspek keamanan bisa berupa bahan yang anti api, anti air, warna reflektif, dan tambahan aksesoris keamanan seperti sarung tangan, helm, rompi, dan lain sebagainya. 

6. Pertimbangkan Kesesuaian ukuran

Karyawan yang ada di sebuah perusahaan tentu saja bermacam-macam. Oleh sebab itu, Anda perlu mempertimbangkan kesesuaian ukuran. Selain menyediakan ukuran yang lengkap dan beragam, Anda juga bisa mempertimbangkan desain baju kerja fleksibel. Biasanya, desain ini memiliki karet khusus sehingga bisa dibesarkan atau dikecilkan sesuai kebutuhan. 

7. Uji Coba Desain Baju Kerja

Sebelum memproduksi baju kerja dalam jumlah yang besar, Anda perlu melakukan uji coba desain terlebih dahulu. Anda bisa meminta umpan balik pada beberapa karyawan yang mencobanya. Jika karyawan merasa nyaman, maka Anda bisa langsung memproduksinya dalam jumlah yang besar. Masih bingung membuat desain baju kerja yang tepat? Jasa Konveksi Ungaran Makmur memiliki banyak sekali katalog seragam kerja untuk berbagai bidang usaha. Anda tinggal memilih dan menyesuaikan dengan logo perusahaan. Jasa Konveksi Ungaran Makmur memiliki kualitas yang unggul dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Hubungi tim melalui nomor WhatsApp 0878-0800-8673.

Leave a Comment